InstaForex, Forex - AS Bakal Ubah Tes Manipulasi Mata Uang Negara, Yuan Meluncur Tipis




Yuan China tergelincir pada hari Senin


Yuan China tergelincir pada hari Senin di tengah laporan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan mengubah tes mata uangnya yang menentukan negara mana yang melakukan manipulasi mata uang mereka.
Langkah itu akhirnya bisa memberi Presiden AS Donald Trump kesempatan untuk menyebut China sebagai manipulator forex, Bloomberg melaporkan, dan menambahkan bahwa AS dapat menggunakan tindakan perdagangan 1988 dengan definisi luas manipulasi mata uang untuk menyebut sebuah negara manipulator.
Dalam laporan semi-tahunan yang dirilis minggu lalu, Departemen Keuangan AS menolak untuk memberi label kepada China atau mitra dagang lainnya dari AS sebagai manipulator mata uang, tetapi menambahkan bahwa Beijing dan beberapa negara lain termasuk Jerman, Jepang dan India telah dimasukkan dalam daftar pengawasan .
Pasangan USD/CNY naik tipis 0,04% ke 6,9333 pada pukul 12.00 WIB. Bank Rakyat China (PBoC) menaikkan penetapan kurs tengah harian yuan sebesar 151 pips menjadi 6,9236 per USD pada hari Senin, dibandingkan dengan hari Jumat yang mencapai 6,9387 per USD.
Sementara itu, pasangan EUR/USD tergelincir 0,03% ke 1,1512. Mengutip sumber tanpa nama, Reuters melaporkan pada akhir pekan bahwa pemerintah Italia mengharapkan Komisi Eropa untuk memutuskan pertama kalinya agar meminta negara anggota bisa merevisi rancangan anggarannya akhir pekan ini.
"Utang publik Italia senilai 2,3 triliun euro ($2,65 triliun), salah satu yang terbesar di dunia, membuat negara itu rentan dan berpotensi menjadi sumber penularan bagi negara-negara zona euro lainnya," ungkap sumber itu.
"Pergerakan euro dan pound Inggris mungkin menjadi semakin sensitif terhadap faktor geopolitik seperti masalah anggaran Italia dan pembicaraan Brexit yang mendapatkan lebih banyak informasi utama," jelas Jonathen Chan, analis pasar di CMC Markets dalam sebuah catatan.