InstaForex, Forex - Dolar & Yen Meningkat, Minat Risiko Investor Kembali Berhati-Hati




© Reuters. Dolar dan yen menguat pada hari Jumat


Dolar dan yen Jepang meningkat pada hari Jumat dan saham-saham Amerika Serikat rebound ke wilayah positif meskipun ekuitas Asia tetap di zona merah.
Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap mata uang lainnya naik 0,2% menjadi 96,41 pada pukul 12.45 WIB. Indeks mencapai level tertinggi dua bulan pada hari Kamis.
Namun, sentimen risiko tampaknya telah berubah buruk pada Jumat mempengaruhi saham-saham Asia dan pasar berjangka AS yang diperdagangkan lebih rendah.
"Sentimen risiko masih cukup rapuh. Semalam, kami memiliki Amazon (NASDAQ:AMZN) dan Alphabet (NASDAQ:GOOGL) yang menyatakan hasil kinerja tidak begitu baik.
Saya mengharapkan yen untuk menguji ulang area tertinggi baru," ungkap Sim Moh Siong, ahli strategi mata uang di Bank of Singapore.
Saham Amazon melemah 6% lebih rendah dalam sesi perdagangan after-market ketika penjualan dan pendapatan operasionalnya kurang dari perkiraan. Sementara itu, induk Google Alphabet mengatakan pendapatan kuartal ketiganya juga meleset dari perkiraan.
Sementara yen juga menguat setelah pasangan USD/JPY diperdagangkan 0,2% lebih rendah ke 112,19.
Pasangan USD/CNY bertambah 0,2% menjadi 6,9623 saat People's Bank of China (PBoC) menetapkan tingkat paritas yuan di 6,9510 vs hari sebelumnya di 6,9409. Yuan juga melemah dan menyeret dolar Aussie lebih rendah yang dianggap sebagai proxy bagi ekonomi China.
Melihat ke depan, pasar cenderung berfokus pada data PDB kuartal III AS mendatang yang akan dirilis hari ini.
"Pasar akan mengawasi angka ini dengan hati-hati karena dapat memberikan tanda saat kita mendekati waktu laba puncak untuk perusahaan AS diumumkan. Data perumahan dan barang konsumen tahan lama telah menjadi lunak akhir-akhir ini," ungkap Sim dari Bank of Singapore.
The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember.

Komentar