InstaForex, Dolar Menyelam, Sterling Bertahan di atas 1,28




© Reuters.


Dolar merosot terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, menambah kerugian hari Jumat di tengah ketidakpastian atas laju kenaikan suku bunga AS di masa mendatang, sementara itu pound bertahan di atas level 1,28 saat kekhawatiran Brexit terus bergemuruh.
Indeks dolar AS - yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama - turun tipis 0,09% menjadi 96,25 pada pukul 15.29 WIB setelah jatuh 0,48% pada hari Jumat. Indeks telah mencapai tertinggi 16 bulan di 97,53 pada 12 November.
Dolar melemah pada hari Jumat setelah komentar dovish dari Wakil Ketua Federal Reserve Richard Clarida, yang mengatakan ia melihat beberapa bukti bahwa pertumbuhan global melambat.
Clarida juga mencatat bahwa suku bunga AS mendekati tingkat netral, dan netral masih "masuk akal."
Secara terpisah, kepala Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan Jumat ia melihat perlambatan pertumbuhan di Eropa dan China.
Komentar itu dilihat sebagai indikasi bahwa Fed dapat menunda kenaikan suku bunga lebih cepat daripada yang telah diantisipasi.
Dolar sedikit berubah terhadap yen, dengan USD/JPY bertahan di 112,82 setelah jatuh ke posisi terendah dua minggu di 112,61 hari ini.
Sentimen pasar secara keseluruhan tetap berhati-hati setelah ketegangan antara Wakil Presiden AS Mike Pence dan Presiden China Xi Jinping di KTT APEC selama akhir pekan.
Euro diperdagangkan mendekati level tertinggi satu setengah minggu terhadap dolar, di mana EUR/USD beranjak ke 1,1420.
Pound bertahan di atas level 1,28 terhadap dolar, dengan GBP/USD meningkat 0,3% menjadi 1,2872 setelah aksi jual minggu lalu di tengah gejolak atas rancangan Brexit dari Perdana Menteri Inggris Theresa May.
Sterling menemukan beberapa dukungan menyusul laporan bahwa ketua juru runding Uni Eropa mengusulkan perpanjangan periode transisi Brexit selama dua tahun lagi untuk memberi Inggris dan Uni Eropa lebih banyak waktu untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan.
May berjuang untuk menjaga kesepakatan Brexit tetap berada di jalur setelah beberapa menteri pemerintah, termasuk sekretaris Brexit-nya, mengundurkan diri pekan lalu ketika menteri pemerintahan lainnya mencoba untuk menjegal kepemimpinan.
Pound menguat terhadap euro, dengan EUR/GBP tergelincir 0,29% ke 0,8874.